Jumat, 18 Maret 2011
takdir dan dia...
manusia dilahirkan dalam keadaan suci dan bersih.
bagaikan kapas yang lembut dan air yang jernih.
tapi tanpa dia sadari, saat nyawa dihembuskan, semua suratan takdir telah ditulis indah untuk dia jalani.
hari berganti hari, bulan dan tahun pun terus berganti.
dan setiap detik itu pula, semua yang sudah tertulis dijalaninya sesuai kehendak si pemilik segalanya.
baris perbaris tulisan takdir dia jalani. sampai kadang dia tidak menyadari betapa indah dan pahit takdir yang terus dia jalani.
kadang dia merasa bahagia dengan semua yang tertulis dan telah menjadi jalan hidupnya. dan ada kalanya dia terpuruk dan terjatuh sampai akhirnya dia merasa ditidak adilkan oleh takdir.
siapa yang harus disalahkan?
bukan ayah dan ibu yang membersarkannya. bukan juga teman - teman dan kekasihnya. dan yang paling tidak patut disalahkan adalah DIA si pemilik segalanya... dialah Rabb yang telah menuliskan suratan takdir untuk seluruh manusia. dan DIA tidak patut disalahkan....
lalu...
apa yang harus dilakukan ketika takdir dan kemauan tidak sejalan.
apa harus lari dari kenyataan, atau harus sembunyi dari keterpurukan dan ketidak berdayaan hidup?
tidak..
itu hanya hal bodoh yang tidak pantas dilakukan.
kita hanya bisa pasrah, berserah, berusaha dan tawakal untuk menjalani semuanya.
dan berfikirlah positif kepada-Nya, karena dia tidak pernah dan tidak akan meninggalkan kita.
tapi kadang kita merasa kecewa.
ketidak adilan yang terjadi pada takdirnya membuatnya merasa Rabb telah tega kepadanya.
kadang dia selalu bertanya, "Rabb, knp harus aku? kenapa bukan mereka? apa salah ku pada Mu ya Rabb?"
tapi itu semua tidak bisa terjawab oleh siapa pun.
air mata dan kesedihan pun tidak cukup bahkan tidak dapat merubah segalanya, hanya usaha dan doa yang dapat menenangkan hatinya.
dan yang paling utama TERSENYUMAH menjalani takdir yang telah tertulis.
sampai akhirnya tulisan takdir berhenti pada titik terakhir..
-so, TERSENYUMLAH dan terus berusaha serta berdoa kepadanya. karena semua pasti berakhir, entah itu bahagia atupun sedih-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Akhir yang berujung kebahagian akan membuat orang2 disekitar qt dan kita tersenyum Tapi yang aq inginkan, tetaplah tersenyum ketika akhir cerita itu tidak bahagia. Saat semua berakhir dengan sangat menyedihkan, aq akan tersenyum untuk itu karena itu berarti aq ikhlas, dan aku mw kalian jg melakukan hal yang sama. :)
BalasHapus